Apapun jenis BIOS yang dipakai, BIOS mempunyai menu dan fungsi standar yang wajib disetiap jenis BIOS, jika ada menu tambahan itu hanya fitur dari pengembang setiap main board. jadi gak usa bingung.
Main
Pada umumnya di menu ini berisi informasi waktu sistem, Drive yang terpasang pada slot SATA (bukan USB).
tetapi tidak menutup kemungkinan vendor mainboard menambah tampilan informasi di menu ini.
Advanced
Berisi pengaturan untuk komponen yang terpasang,Misalnya mengubah SATA mode ke IDE jika ingin nginstall windows XP dengan drive SATA. menDisable Port yang ada di komputer dll.tinggal dibaca keterangan disamping untuk setiap menu yang disorot.
Security
Nah di menun ini kamu bisa ngatur password . misalnya BIOS password digunakan untuk mengamankan settingan BIOS (setiap masuk ke menu setup BIOS akan minta password). HDD password akan memproteksi harddisk,jadi setiap mau masuk ke sistem operasi nanti akan minta password.Hati-hati ketika memberi password ke harddisk/SSD, buang password nya dulu sebellum kamu memindah drive ke komputer lain,karena drive gak bakal kebaca sebelum dilepas password nya.
BOOT
Nah ketika kamu ingin nginstal sistem operasi (OS) kamu perlu mengatur urutan booting di menu ini, misal jik akamu pengin nginstal windows menggunakan flashdisk maka taruh flashdisk mu di urutan paling atas agar komputer booting dari flashdisk, begitupula kalau kamu menggunakan CD aturlah boot order CDROM di urutan pertama.
Di sub ini biasanya ada tambahan menu boot mode dan firmware mode Untuk Firmware yang sudah support UEFI.Exit
setelah selesai nyeting BIOS pasti kamu pengin menyimpan nya, di tab ini ada menu untuk menyimpan nya tinggal pilih. atau kamu gak yakin dengan perubahan yang kamu buat,kamu bisa mengembalikan ke default di tab menu ini. untuk nyimpen bisa gunakan tombol F10 (Save and Exit)
Untuk navigasi dan merubah value bisa dilihat dibagian bawah layar BIOS,biasanya ada keterangan tombol mana yang bisa dipakai untuk keperluan tertentu.


BIOS model sekarang biasanya sudah menggunakan UEFI sehingga kamu bisa menggunakan mouse untuk navigasi.
F.BIOS untuk Maintenance
Nah BIOS penting banget pas kita lagi nyervis komputer soalnya dengan BIOS kita bisa tau kalau HDD kita rusak(Biasanya tidak masuk di BIOS) atau ada yang komponen tidak terpasang dengan benar. Bios akan berbunyi BEEP 1x yang tandanya semua komponen OK. tapi kalau bunyinya panjang melengking, perlu dicek pemasangan komponen nya . tiap bunyi BIOS menandakan informasi yang berbeda. kamu bisa melihat table arti dari bunyi BEEP BIOS

Untuk table lengkap nya kamu bisa lihat di daftar lengkap kode eror BIOS
G.CARA RESET BIOS
kadang kita perlu reset bios secara paksa jika mainboard dihidupkan tidak mau booting atau diam saja. cara mudahnya adalah dengan melepas baterai yang ada di mainboard (batrai digunakan untuk menyimpan settingan BIOS dan waktu). ada 3 cara untuk mereset BIOS :
- Lepas baterai BIOS dan hubungkan kedua konektor baterai yang ada di soket dendan metal selama beberapa detik

- Gunakan Jumper yang tersedia untuk mereset bios, jumper ini biasanya tertulis CMOS /CLS/Clear. cukup hubungkan jumper ini dengan metal

- Nah kadang laptop bikin repot kalau kamu lupa password BIOS / nerima service kamu bisa mereset BIOS dan menghilangkan password BIOS dengan cara mencabut baterai dan membiarkan nya selama 2x24jam tanpa terkonek ke listrik. agar baterai cadangan nya habis.
sumber :
https://www.tembolok.id/cara-masuk-bios-dan-setting-bios-lengkap-dengan-penjelasan/
INFORMASI
Simba[h] Komputer
Jl Jangli Krajan D 12 candisari
Semarang
Help Desk
Office. (024) 9103 4219
SMS. 085 643 563 591
BBM. D79F2DAF
Email : simbahkomputer@gmail.com
